8/31/2017

Cara Mengecilkan Nilai Bounce Rate Artikel di Google Analytics

mengecilkan bounce rate; nilai bounce rate;
Mengecilkan Nilai Bounce Rate

Halo sobat produkreview.com. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara mengecilkan persentase bounce rate pada google analytics.

Mungkin kita selama ini tidak begitu memperhatikan nilai bounce rate dari setiap artikel karena beberapa alasan. Bisa jadi karena kesibukan, fokus kepada tulisan konten baru, fokus pada pemasaran konten atau alasan-alasan lainnya.

Bounce rate adalah nilai rata-rata pentalan yang terjadi pada setiap pengunjung yang melihat artikel kita. Apakah hal itu penting?

Melihat penting atau tidak itu tergantung dari sudut pandang pemain blog itu sendiri. Namun bagi saya nilai bounce rate adalah data yang harus diperhitungkan tanpa mengganggu konsentrasi kita dalam menciptakan konten baru yang berkualitas.

Semakin besar nilai bounce rate maka semakin kurang baik dimata analytics, karena tidak bisa memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Tapi apakah dengan bounce rate yang besar lantas kita menyimpulkan bahwa artikel tersebut jelek? Tentu saja tidak.

Setiap kali kita melakukan penilain sebuah kasus dalam artikel, khusunya melalui data google analytics maka ada beberapa komponen lain yang harus menjadi pertimbangan. Sebagai contoh rata-rata durasi pengunjung dalam melihat artikel. Ketika durasi tersebut berada di level kewajaran maka tentu saja bounce rate yang besar tidak begitu menggangu kondisi kenyamanan pengunjung.

Tetapi jika durasi rata-rata sangat kecil, semisal di bawah 1 menit maka bisa disimpulkan bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Waktu di bawah 1 menit tentu saja tidak bisa memberikan pengalaman yang terbaik bagi pengunjung, mereka belum bisa menyerap materi secara utuh serta melihat artikel lain yang mungkin bermanfaat bagi mereka.

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap nilai bounce rate sendiri antara lain:
  • Loading halaman yang terlalu lama.
  • Tampilan Iklan yang terlalu menggangu pengguna untuk melihat isi konten.
  • Bahasa yang susah dimengerti.
  • Tampilan font, warna, spasi dan sebagainya yang membuat pengunjung tidak betah.
  • Tidak ada link penghubung dengan artikel lainnya.

Itu tadi beberapa faktor diantaranya dan tentu saja masih ada faktor lain yang menyebabkan pengunjung segera meninggalkan blog kita.

Cara Untuk Mengatasi Nilai Bounce Rate yang Besar.

Untuk mengecilkan nilai bounce rate agar lebih ideal yaitu di bawah 50% maka perlu dilakukan beberapa langkah.

  • Memperbaiki template agar kecepatan loading bertambah.
  • Ada beberapa penyebab kenapa loading bisa begitu lama antara lain: template belum responsive sehingga butuh proses loading lebih lama, banyak iklan dari pihak ke tiga yang di pasang sehingga mengganggu konten utama, ada kode template yang salah atau error sehingga loading terganggu dan lain sebagainya. Segera cek blog kita untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

  • Mengurangi Jumlah Iklan dari Pihak ke Tiga.
  • Denga keberadaan iklan yang terlalu banyak tentu saja akan berdapak buruk pada kecepatan loading sebuah blog. Banyak sekali kita jumpai blog-blog yang memiliki banyak iklan, selain menggangu loading tetapi juga membuat pengunjung tidak betah berlama-lama di blog tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut tentu saja dengan menghapus beberapa unit iklan yang bisa membuat loading melambat.

  • Memperbaiki Tata Bahasa.
  • Bagi sebagian pengunjung, kenyamanan dalam melihat artikel salah satunya dipengaruhi oleh tata bahasa yang bagus. Ketika kalimat yang dipakai susah dimengerti dan terkesan lebay atau berputar-putar maka pengunjung akan merasa tidak betah dan segera meninggalkan blog tersebut. Pengunjung membutuhkan informasi yang cepat dan waktu yang singkat. Ditengah kesibukan dan rutinitas lainnya, para pengunjung ingin segera mendapatkan jawaban atas pertanyaan dalam dirinya, sehingga dibutuhkan artikel yang simpel tapi bermanfaat.

  • Tampilan Konten yang Kurang Bersahabat.
  • Ketika sebuah blog diisi dengan artikel yang memiliki bentuk font, warna serta spasi yang kurang enak dipandang maka mata pengunjung akan segera lelah dan bosan. Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada meningkatnya jumlah bounce rate. Untuk itu segera benahi dan buat tampilan yang senyaman mungkin untuk dilihat.

  • Tidak Ada Link Penghubung Dengan Artikel Lainnya.
  • Salah satu faktor utama pengujung segera meninggalkan blog diluar dari mereka yang sudah memperoleh jawaban adalah tidak ada link penghubung antar artikel. Pengunjung hanya cukup diberikan satu artikel saja tanpa artikel lanjutan yang tidak kalah menarik untuk dibaca.

Artikel Menarik Lainnya:

Cara Mengorganisir Internal Link


Tujuan Utama Mengecilkan Nilai Bounce Rate.

Secara khusus mungkin setiap blogger memilki pengalaman tersendiri tentang nilai bounce rate. Namun bagi saya keberadaan bounce rate yang kecil pada sebuah artikel adalah nilai lebih tersendiri. Hal yang bisa digambarkan dengan nilai bounce rate yang kecil antara lain bahwa artikel yang menjadi landasan pengunjung tersebut mampu memberikan pengalaman atau pengaruh para pengunjung untuk memasuki artikel lainnya sehingga jumlah pageview akan meningkat secara keseluruhan.

Kondisi tersebut tentu saja memberikan nilai bagus bagi google dalam menilai kualitas blog kita. Selain itu dengan meningkatnya pageview karena perayapan pengunjung lebih dari satu halaman juga memberikan keefektifan tersendiri terhadap jumlah pengunjung. Karena jumlah pageview akan menjadi beberapa kali lipat dibanding dengan pengalaman pengunjung yang hanya melihat satu halaman per orang.

Ini video yang lebih terperinci menjelaskan tentang bounce rate, silahkan dilihat:

Kolom Komentar >>BukaTutup