9/24/2017

Harga dan Spesifikasi Kamera Canon EOS Rebel SL2

fitur karera dslr eos rebel 2L
Kamera DSLR EOS Rebel 2SL © letsgodigital.com
Dalam perkembangan kamera digital saat ini, beberapa produsen berusaha untuk berinovasi dalam memperbaharui fitur, tidak terkecuali perusahaan Canon Inc. Belum lama ini, perusahaan Jepang ini mengeluarkan kamera jenis baru yaitu Kamera DSLR Canon EOS Rebel SL2.

“Ringan dalam genggaman, Mudah dalam pemakaian” adalah slogan yang dikeluarkan untuk menarik para konsumen agar mencoba produk baru ini.

Kamera Canon EOS Rebel SL2 ini dilengkapi dengan lensa EF-S 18-55 IS. Dengan gaya yang ringan, menyenangkan dan mudah dalam pemakaian diharapkan mampu memuaskan para konsumen dalam mengabaikan momen-momen pribadinya.

Kamera ini sudah dilengkapi dengan fasilitas sensor 24,2 Megapixel CMOS (APS-C) untuk menangkap gambar dan video dengan kualitas resolusi yang tinggi. Dengan tambahan DIGIC 7 Image Prosesor maka mampu menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik. Guna menjaga kualitas foto atau video tetap fokus, maka kamera EOS Rebel SL2 ini dilengkapi dengan Dual Pixel CMOS AF. Sebuah fasilitas yang mumpuni untuk memproduksi gambar yang lebih jernih, tajam dan fokus.

Bagi kamu yang suka mengabadikan gambar atau video untuk kepentingan vlogging atau sekedar koleksi pribadi, kamera ini dilengkapi dengan LCD Vari-Angle untuk memudahkan kamu dalam mengambil gambar dari berbagai sudut dan situasi.

Keunggulan lainnya dari kamera DSLR EOS Rebel SL2 ini adalah fasilitas koneksi dengan perangkat lain seperti PC atau smartphone. Kamera ini sudah dilengkapi fasilitas Wi-Fo, NFC, Bluetooth dan Internal Koneksi. Jadi bagi kamu yang sedang diluar lapangan dan jauh dari koneksi PC, kamu masih bisa berbagi gambar ke media sosial melalui smartphone dengan mengkoneksikan kamera kamu dan smartphone melalui WI-FI, NFC, atau Bluetooth.

Untuk urusan gambar dan warna, Kamera ini tentu saja memberikan performa baik dengan sensor 24,2 Megapixel CMOS (APS-C) yang mampu menangkap gambar dari berbagai kondisi pencahayaan serta produksi warna yang jernih dan tajam dari warna merah cerah, hingga biru langit yang natural.

Keunggulan utama dari kamera ini adalah fasilitas Dual Pixel CMOS AF yang disematkan untuk menciptakan auto fokus tercepat di dunia dengan durasi 0,03 detik. Keunggulan ini akan sangat membantu dalam menangkap video bergerak agar gambar tetap fokus meskipun objek tidak dalam keadaan statis.

Untuk harga Kamera DSLR EOS Rebel SL2 ini dibandrol $699.99 via Amazon.com. Harga yang pantas dengan beberapa fasilitas unggulan. Selain LCD Vari-Angel, kamera ini juga dilengkapi dengan layar sentuh pada LCD sehingga lebih mudah dalam melakukan eksplore menu-menu serta review hasil gambar yang sudah tersimpan.

Itu tadi beberapa spesifikasi dan harga dari Kamera DSLR Canon EOS Rebel SL2. Semoga informasi ini semakin menambah wawasan kamu terutama bagi penggemar fotografi.

9/22/2017

Waktu Terbaik Untuk Melakukan Share Ke Media Sosial

Halo sobat produkreview.com, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips bagi kalian yang bermain blog. 

Apakah selama ini kamu telah melakukan share ke medsos dengan benar?

Salah satu pendukung agar artikel dibaca banyak orang adalah membagikan artikel tersebut ke media sosial. Tetapi kapan waktu yang tepat?

Waktu terbaik melakukan share artikel  ke media sosial sebetulnya bisa kamu lihat melalui laporan Google Analytics. Dari data yang ada, kamu bisa melihat waktu paling banyak orang mengunjungi blog.

Untuk lebih jelasnya di sini ada gambar contoh laporan data pengunjung dari salah satu blog dalam rentang waktu 3 bulan.

membagi ke media sosial
Waktu Pengunjung Terbanyak
Gambar di atas adalah salah satu contoh laporan google analytics yang ada di aplikasi android. Untuk menyeleksi waktu optimal, kamu bisa memencet warna biru tua dan otomatis warna yang lain akan hilang.

Setelah kamu seleksi warna biru tua, maka akan kelihatan jam berapa kira-kira jumlah pengunjung lebih banyak dibanding dengan jam yang lainnya. Untuk mendapatkan data yang lebih valid maka kamu harus ambil range waktu lebih panjang semisal 1-3 bulan.

Untuk mengoptimalkan hasil, kamu harus melihat sumber lalulintas berdasarkan media sosial di google analytics, sehingga bisa memilih medsos dan jam berapa paling efektif untuk melakukan share.

Artikel Menarik Lainnya:

Cara Mudah Mengecilkan Bounce Rate


Trik ini sebetulnya sederhana sekali, namun banyak blogger yang belum menggunakan laporan ini secara maksimal. Mereka hanya melihat sepintas lalu tanpa mengetahui maksud dan tujuan laporan tersebut dibuat.

Semoga dengan tulisan ini, teman-teman lebih terbantu dalam upaya untuk menaikan trafik blog kalian.

9/07/2017

Cara Menaikkan Nilai Active View Viewable di Google Adsense

active view viewable; tampilan tampak aktif;
Menaikkan Nilai Active View Viewable

Nilai active view viewable adalah tolak ukur penampakan sebuah iklan google adsense dalam blog, Menaikkan nilai AVV akan mempengaruhi jumlah klik iklan, BPK dan PPS.

Halo sobat produreview.com pada kesempatan kali ini kita akan berbicara tentang viewable sebuah iklan atau disingkat AVV. Bagaimana cara meningkatkan nilai active view viewable tersebut serta poin apa saja yang perlu diperhatikan agar iklan mampu tampil maksimal dalam blog kita?

AVV adalah persentase penampakan aktif yang dapat terukur sebagai tolak ukur kelayakan iklan dalam hal penayangan di blog kita. Mengacu pada keterangan google support yang bisa kalian lihat di Active View Viewable, Nilai AVV dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:

  • Kecepatan Loading Blog.
  • Seperti kita ketahui bahwa jenis iklan adsense dikelompokkan menjadi 4 yaitu gambar, multimedia, animasi dan teks. Untuk jenis iklan multimedia dan animasi sangat dibutuhkan kecepatan loading blog yang lebih ringan agar iklan mampu muncul sebelum pengunjung menggulirkan kursor ke bawah atau meninggalkan blog.

    Jika loading blog berat dan tidak memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung tentu saja nilai viewable akan turun. Nilai AVV sangat berpengaruh pada jumlah klik iklan, karena semakin sedikit iklan muncul secara terukur maka pengunjung kurang bisa melihat iklan secara jelas.

  • Letak Iklan Pada Blog.
  • Letak iklan ikut ambil bagian dalam mempengaruhi nilai Tampilan aktif terlihat atau AVV. Ada bagian-bagian tertentu yang tidak mendapat perhatian khusus oleh pengujung pada blog karena faktor tata letak serta isi konten yang kita ciptakan.

    Letak iklan sangat berpengaruh dalam meningkatkan nilai active view viewable karena faktor psikologi para pengunjung pada umumnya. Ketika kita bisa meletakan iklan pada posisi yang memiliki penampakan yang jelas serta pergerakan kursor  yang melambat maka nilai AVV tentu saja akan bertambah.

active view viewable; tampilan terukur aktif
Meningkatkan Nilai Active View Viewable

Cara Memaksimalkan Nilai Active View Viewable dalam blog.

Cara untuk meningkatkan nilai tampilan aktif terlihat pada unit iklan yang kita pasang bisa dilakukan sebagai berikut. Secara teknis kecepatan loading blog tentu saja bisa kita optimalkan dengan beberapa langkah seperti membenahi template atau kompresi pada kode css dan html. Selain itu menampilkan blog secara minimalis tanpa atribusi yang terlalu banyak juga bisa mempengaruhi kecepatan blog lebih ringan.

Untuk pengoptimalan kecepatan blog agar lebih cepat berdasarkan data page speed test dari google developer akan saya bahas pada pembahasan berikutnya. Tetapi pada kesempatan ini, saya akan lebih fokus untuk membahas tentang trik untuk menaikkan nilai tampilan aktif terlihat secara psikologi umum.

Catatan:
Cara ini tidak baku atau harus dilakukan persis seperti apa yang saya lakukan, tetapi saya berharap teman-teman bisa mengambil poin-poin pentingnya untuk kalian kembangkan sesuai dengan tampilan blog masing-masing.


Versi Desktop:
Pada umumnya pengunjung saat pertama landing di sebuah halaman atau artikel, mata akan sepintas melihat sekeliling blog sambil menunggu proses loading selesai. Di sini proses kecepatan loading sangat berpengaruh, karena jika loading sangat lambat maka pengunjung akan pergi sebelum konten muncul, apalagi iklan andsense biasanya muncul setelah konten tampil di halaman.

Untuk pengalaman pengunjung sepert kasus diatas, meletakkan iklan pada posisi header akan sangat membantu menaikkan nilai active view viewable. Hal yang perlu diperhatikan adalah tampilan header yang ramping dan tidak terlalu memuat banyak gambar atau background sehingga loading lebih cepat dan iklan segera muncul. Karena pada proses ini sebetulnya pengunjung hanya menunggu proses loading konten yang sedang mereka cari.

Meletakan gambar yang besar pada awal artikel hingga melebihi separo dari paruh atas halaman akan membuat pengunjung segera menggulirkan kursornya ke bawah melewati satu lipatan atas dari blog kita. Dalam kasus ini, meletakkan iklan pada posisi sidebar kanan atas dinilai kurang efektif karena durasi kemunculan iklan bisa dibilang sangat pendek karena efek gambar yang terlalu besar di awal artikel sehingga pengunjung segera menggulirkan halaman ke bawah kecuali gambar tersebut memiliki muatan manfaat atau poin-poin dalam isi artikel.

Awal kalimat atau pembuka biasanya akan menjadi perhatian penuh pembaca karena mereka ingin menangkap arah dan isi dari artikel tersebut. Orang akan membaca dengan cermat dan meneliti dari kalimat pembuka tersebut. Hal ini akan memberikan efek pada pergerakan kursor yang melambat karena pengunjung sedang konsentrasi membaca. Meletakan iklan pada sisi kanan sidebar akan memberikan nilai viewable yang lebih baik karena iklan sudah muncul dan bergerak secara perlahan.

Meletakkan iklan pada tengah posting juga memberi pengalaman tersendiri bagi pengunjung. Biasanya inti pembahasan artikel berada di tengah sehingga pengunjung lebih memperhatikan isi konten. Posisi ini juga mengakibatkan pergerakan kursor yang melambat sehingga apabila diletakkan iklan pada tengah artikel akan memiliki potensial klik yang lebih besar dan nilai viewable yang lebih tinggi.

Sedangkan pada akhir artikel biasanya berisi kata penutup atau kesimpulan. Sebagian besar pengunjung akan mulai mengurangi konsentrasi dalam memperhatikan isi konten, mereka akan mencari topik atau artikel lain yang sekiranya menarik untuk dibaca. Jenis iklan tautan biasanya akan memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung.

Versi Mobile.
Untuk tampilan versi mobile, hal yang sangat berpengaruh adalah lebar layar. Ketika pengunjung melihat blog melalui desktop maka pandangan akan lebih lebar dan luas. Sedangkan untuk versi mobile ia lebih sempit dan tampilan lebih bersifat vertikal dan tersusun dari bawah ke atas.

Pemasangan pada header menjadi tampilan pertama bagi pengunjung untuk melihat judul konten. Posisi ini juga memberikan dampak yang bagus bagi kenaikkan nilai Active view viewable. Namun yang perlu diperhatikan adalah kecepatan loading, maka dari itu sekarang ini mulai berkembang template versi mobile atau responsive serta AMP untuk mendukung kecepatan blog.

Pemasangan iklan pada tengah posting harus didukung dengan artikel yang memuat inti permasalahan pembahasan pada tengah artikel sehingga pembaca tidak melompati iklan dengan cepat. Usahakan pembaca tetap fokus melihat isi artikel meskipun sedang melewati iklan gambar.

Pada akhir artikel biasanya akan ditutup dengan kesimpulan dan usahakan pengunjung untuk melakukan kunjungan ke halaman lain sehingga proses penayangan iklan akan dimulai dari awal lagi yaitu header. Namun untuk mengantisipasi pengunjung yang tidak melanjutkan penelusurannya ke halaman berikutnya, maka bisa dipasang iklan bergambar atau tautan pada akhir artikel sehingga memiliki poin tersendiri bagi pemilik blog.

Hal yang perlu menjadi perhatian juga adalah mengurangi gambar yang akan mengaburkan penampakan dari iklan itu sendiri. Dengan penampilan yang minimalis dan sedikit gambar yang muncul maka pengunjung akan lebih fokus dengan tampilan iklan yang mungkin akan memikat hatinya karena bentuk iklan yang menarik. Ketika blog kita dipenuhi dengan gambar, maka iklan akan lebih tenggelam dan menjadi sesuatu yang biasa seperti gambar lainnya.

Sebagai penutup pembahasan ini, kita sebagai publisher sebuah tayangan iklan harus tetap memperhatikan nilai viewable sebagai data masukan terhadap penampakan iklan. Apa yang saya sampaikan diatas tadi tidak bersifat mutlak dan bisa saja setiap blog memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Namun hal yang menjadi poin pembahasan kali ini, dalam meletakan iklan harus memperhatikan hal-hal seperti isi konten, gambar, kecepatan loading dan sebagainya termasuk psikologi pengunjung sehingga nilai AVV akan meningkat.


Dengan meningkatnya nilai AVV ini tentu saja akan memberikan nilai kemungkinan yang lebih besar bagi pengunjung untuk melihat iklan tersebut. Di samping itu, dengan meningkatnya nilai active view viewable tentu saja akan berpengaruh terhadap BPK dan PPS.

Itu saja pembahasan kali ini mengenai tampilan aktif terlihat yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat dan bisa mengembangkan pendapatan adsense teman-teman semua.

9/03/2017

Cara Mengorganisir Internal Link Dengan Baik

internal link; backlink; link to your site;
Mengorganisir Internal Link

Mengorganisir sebuah internal link itu memang perlu, apalagi kalau kita sudah memiliki banyak sekali artikel. Sebagai seorang blogger, kadang kita paling males kalau sudah berurusan dengan file-file lama apalagi harus mengorganisir link yang sudah usang.

Halo sobat produkreview.com, pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan masalah organisir daftar internal link dalam blog. Tapi bagi kalian yang masih bingung apa itu internal link, saya akan jelaskan secara singkat.

Apa itu Internal Link?

Internal link adalah tautan dari satu konten ke konten yang lain dalam satu blog/website. Internal link akan menjadi sumber navigasi dari satu artikel ke artikel berikutnya dengan tujuan agar pengujung melanjutkan membaca artikel lainnya melalui internal link tersebut.

Tujuan Mengorganisir Internal Link.

Barangkali kalian pernah melihat daftar internal link di webmaster tools. Namun jika dicermati, daftar tersebut tidak semuanya berasal dari internal link yang kita ciptakan pada konten tetapi merupakan hasil pengindekan mesin google terhadap blog kita. Hal ini sangat erat hubungannya dengna template yang kita gunakan karena menyangkut kode-kode html yang dipasang pada template blog tersebut.

Namun pada kesempatan kali ini kita tidak sedang membicarakan link tersebut, melainkan internal link yang kita ciptakan sediri secara aktif pada konten atau artikel. Tujuan dari pemasangan internal link sendiri ada beberapa hal:

  • Mempermudah Navigasi.
  • Sebagai seorang blogger, sebetulnya kita sedang menjadi seorang marketer. Kita sedang menjual tulisan kita agar laku dan dibaca orang lain sebanyak-banyaknya. Agar hal tersebut bisa terwujud maka kita membutuhkan alat bantu semacam peta supaya pengunjung bisa membaca semua artikel kita secara sistematis. Untuk itu dibutuhkan internal link sebagai alat navigasi bagi pengunjung.

  • Meningkatkan Pageview.
  • Dengan membuat internal link pada setiap artikel diharapkan pengunjung bisa membaca artikel lebih dari satu halaman. Dengan demikian maka jumlah pageview akan semakin meningkat sehingga performa artikel terhadap mesing pencari akan semakin bagus.

  • Memperkecil Tingkat Bounce Rate.
  • Dengan meningkatnya pageview dan jumlah halaman yang dikunjungi per pengunjung tentu saja akan memperkecil nilai bounce rate atau pentalan. Hal ini tentu saja sangat bagus terutama untuk meningkatkan nilai performa artikel terhadap artikel lainnya yang sejenis di dalam mesin pencari.

  • Meningkatkan Kekuatan SEO.
  • Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kekuatan SEO antara lain navigasi, pageview dan bounce rate. Jika nilai dari tiga faktor tadi meningkat maka otomatis kekuatan SEO semakin bertambah.

Artikel Menarik Lainnya:

Cara Mudah Mengecilkan Bounce Rate


Cara Mengorganisir Internal Link Pada Blog.

Untuk bisa mengorganisir internal link dengan baik maka kita bisa membut daftar list dari artikel yang sudah kita terbitkan. Hal ini memang merepotkan apalagi kalau sudah terlanjur menerbitkan banyak sekali artikel.

Tetapi dalam kasus ini tidak ada kata terlambat, jika kalian malas untuk mengumpulkan daftar list dari artikel yang sudah diterbitkan maka bisa dimulai dari awal ketika menerbitkan artikel baru sambil secara perlahan mencatat beberapa internal link pada artikel lama.

Untuk membuat daftar list sendiri bisa kalian gunakan microsoft excel untuk mencatat judul artikel dan internal link yang ada pada artikel tersebut.

Tujuan Membuat Daftar List Internal Link.

Ada beberapa tujuan yang bisa diperoleh dengan membuat daftar list internal link tersebut yaitu:

  • Mempermudah Melihat Daftar Link.
  • Dengan membuat daftar internal link secara rapi maka kita akan lebih mudah dalam melihat daftar internal link yang sudah diciptakan.

  • Menyebar Internal Link Secara Merata.
  • Apabila kita dalam membuat internal link hanya berdasarkan perasaan tanpa disertai daftar internal link yang sudah dibuat, maka biasannya akan terjadi ketimpangan antara artikel satu dengan artikel yang lain. Ada beberapa artikel yang banyak dijadikan sumber internal link tetapi ada juga artikel yang sedikit bahkan tidak sama sekali memiliki sumber internal link karena tidak ditautkan dengan artikel lainnya.

  • Mempermudah Dalam Menciptakan Konten Baru.
  • Dengan membuat daftar list internal link, maka hal tersebut akan mempermudah kita dalam menciptakan konten atau artikel baru. Pada artikel yang masih sedikit memiliki sumber internal link maka dengan mudah bisa terlihat dan bisa dioptimalkan dengan menciptakan artikel turunan untuk menambah daftar internal link.

Itu tadi beberapa hal mengenai internal link yang bisa kita pahami. Semoga dengan artikel ini teman-teman lebih peduli terhadap artikel lama yang sudah kalian terbitkan. Dengan meningkatkan jalur navigasi yang lebih baik melalui internal link semoga blog kalian lebih ramah terhadap mesin pencari dan kenyamanan pengunjung.

8/31/2017

Cara Mengecilkan Nilai Bounce Rate Artikel di Google Analytics

mengecilkan bounce rate; nilai bounce rate;
Mengecilkan Nilai Bounce Rate

Halo sobat produkreview.com. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara mengecilkan persentase bounce rate pada google analytics.

Mungkin kita selama ini tidak begitu memperhatikan nilai bounce rate dari setiap artikel karena beberapa alasan. Bisa jadi karena kesibukan, fokus kepada tulisan konten baru, fokus pada pemasaran konten atau alasan-alasan lainnya.

Bounce rate adalah nilai rata-rata pentalan yang terjadi pada setiap pengunjung yang melihat artikel kita. Apakah hal itu penting?

Melihat penting atau tidak itu tergantung dari sudut pandang pemain blog itu sendiri. Namun bagi saya nilai bounce rate adalah data yang harus diperhitungkan tanpa mengganggu konsentrasi kita dalam menciptakan konten baru yang berkualitas.

Semakin besar nilai bounce rate maka semakin kurang baik dimata analytics, karena tidak bisa memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Tapi apakah dengan bounce rate yang besar lantas kita menyimpulkan bahwa artikel tersebut jelek? Tentu saja tidak.

Setiap kali kita melakukan penilain sebuah kasus dalam artikel, khusunya melalui data google analytics maka ada beberapa komponen lain yang harus menjadi pertimbangan. Sebagai contoh rata-rata durasi pengunjung dalam melihat artikel. Ketika durasi tersebut berada di level kewajaran maka tentu saja bounce rate yang besar tidak begitu menggangu kondisi kenyamanan pengunjung.

Tetapi jika durasi rata-rata sangat kecil, semisal di bawah 1 menit maka bisa disimpulkan bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Waktu di bawah 1 menit tentu saja tidak bisa memberikan pengalaman yang terbaik bagi pengunjung, mereka belum bisa menyerap materi secara utuh serta melihat artikel lain yang mungkin bermanfaat bagi mereka.

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap nilai bounce rate sendiri antara lain:
  • Loading halaman yang terlalu lama.
  • Tampilan Iklan yang terlalu menggangu pengguna untuk melihat isi konten.
  • Bahasa yang susah dimengerti.
  • Tampilan font, warna, spasi dan sebagainya yang membuat pengunjung tidak betah.
  • Tidak ada link penghubung dengan artikel lainnya.

Itu tadi beberapa faktor diantaranya dan tentu saja masih ada faktor lain yang menyebabkan pengunjung segera meninggalkan blog kita.

Cara Untuk Mengatasi Nilai Bounce Rate yang Besar.

Untuk mengecilkan nilai bounce rate agar lebih ideal yaitu di bawah 50% maka perlu dilakukan beberapa langkah.

  • Memperbaiki template agar kecepatan loading bertambah.
  • Ada beberapa penyebab kenapa loading bisa begitu lama antara lain: template belum responsive sehingga butuh proses loading lebih lama, banyak iklan dari pihak ke tiga yang di pasang sehingga mengganggu konten utama, ada kode template yang salah atau error sehingga loading terganggu dan lain sebagainya. Segera cek blog kita untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

  • Mengurangi Jumlah Iklan dari Pihak ke Tiga.
  • Denga keberadaan iklan yang terlalu banyak tentu saja akan berdapak buruk pada kecepatan loading sebuah blog. Banyak sekali kita jumpai blog-blog yang memiliki banyak iklan, selain menggangu loading tetapi juga membuat pengunjung tidak betah berlama-lama di blog tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut tentu saja dengan menghapus beberapa unit iklan yang bisa membuat loading melambat.

  • Memperbaiki Tata Bahasa.
  • Bagi sebagian pengunjung, kenyamanan dalam melihat artikel salah satunya dipengaruhi oleh tata bahasa yang bagus. Ketika kalimat yang dipakai susah dimengerti dan terkesan lebay atau berputar-putar maka pengunjung akan merasa tidak betah dan segera meninggalkan blog tersebut. Pengunjung membutuhkan informasi yang cepat dan waktu yang singkat. Ditengah kesibukan dan rutinitas lainnya, para pengunjung ingin segera mendapatkan jawaban atas pertanyaan dalam dirinya, sehingga dibutuhkan artikel yang simpel tapi bermanfaat.

  • Tampilan Konten yang Kurang Bersahabat.
  • Ketika sebuah blog diisi dengan artikel yang memiliki bentuk font, warna serta spasi yang kurang enak dipandang maka mata pengunjung akan segera lelah dan bosan. Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada meningkatnya jumlah bounce rate. Untuk itu segera benahi dan buat tampilan yang senyaman mungkin untuk dilihat.

  • Tidak Ada Link Penghubung Dengan Artikel Lainnya.
  • Salah satu faktor utama pengujung segera meninggalkan blog diluar dari mereka yang sudah memperoleh jawaban adalah tidak ada link penghubung antar artikel. Pengunjung hanya cukup diberikan satu artikel saja tanpa artikel lanjutan yang tidak kalah menarik untuk dibaca.

Artikel Menarik Lainnya:

Cara Mengorganisir Internal Link


Tujuan Utama Mengecilkan Nilai Bounce Rate.

Secara khusus mungkin setiap blogger memilki pengalaman tersendiri tentang nilai bounce rate. Namun bagi saya keberadaan bounce rate yang kecil pada sebuah artikel adalah nilai lebih tersendiri. Hal yang bisa digambarkan dengan nilai bounce rate yang kecil antara lain bahwa artikel yang menjadi landasan pengunjung tersebut mampu memberikan pengalaman atau pengaruh para pengunjung untuk memasuki artikel lainnya sehingga jumlah pageview akan meningkat secara keseluruhan.

Kondisi tersebut tentu saja memberikan nilai bagus bagi google dalam menilai kualitas blog kita. Selain itu dengan meningkatnya pageview karena perayapan pengunjung lebih dari satu halaman juga memberikan keefektifan tersendiri terhadap jumlah pengunjung. Karena jumlah pageview akan menjadi beberapa kali lipat dibanding dengan pengalaman pengunjung yang hanya melihat satu halaman per orang.

Ini video yang lebih terperinci menjelaskan tentang bounce rate, silahkan dilihat:

8/26/2017

Cara Memasang Iklan Di Facebook Secara Irit dan Maksimal

irit, maksimal, iklan difacebook ads,
Cara Pasang Iklan di Facebook Ads

Halo sobat sekalian, kali ini produkreview.com ingin berbagi pengalaman tentang cara memaksimalkan iklan di jasa facebook ads. Untuk memasang iklan di facebook agar irit dan maksimal itu ternyata butuh beberapa trik dan ini akan saya ceritakan berdasarkan beberapa pengalaman yang saya alami.

Artikel Menarik Lainnya:

Meningkatkan Jangkauan Fanpage


Beberapa waktu lalu saya ingin mengembangkan bisnis online marketing yang baru sebagai affiliate di lazada.com. Dengan tujuan mencipatkan jaringan yang baik serta tempat promosi yang menarik maka saya membuat toko online di facebook fanpage.

Fanpage saya bernama LazadaDiscount, bagi teman-teman yang ingin melihat bisa klik link berikut ini: LazadaDiscount. (jangan lupa like ya..hehe).

Untuk hasil dari iklan di facebook sendiri saya memperoleh follower 5.600an orang dengan modal Rp. 100.000,-.  Apakah seratus ribu itu mahal? Murah? Irit? Itu tergantung persepsi teman-teman sendiri.

Namun bagi saya seratus ribu rupiah untuk mendapatkan lima ribu lebih follower itu sangat irit dan maksmimal, kenapa? Bayangkan saja kalau saya harus mengirim surat atau mendatangi mereka satu per satu untuk menjadi follower, tentu saja Rp. 100.000,- tidak cukup.

Simpel kan?hehe... Itulah terkadang uang bisa membuat sesuatu menjadi praktis asal kita mau berkorban dam memiliki pemikiran yang positif.

Oke saya akan menceritakan pengalaman pribadi ini untuk teman-teman semua, semoga bermanfaat.

Cara Memasang Iklan di Facebook

Setiap kali akan mempromosikan baik itu posting atau halaman, maka kita harus melakukan beberapa setting manual untuk mengoptimalkan hasil yang tertarget. Apa saja point itu:

  • Nama Setting. Nama ini dipakai untuk mengelompokan jenis settingan bersarkan target pemirsa, umur, minat dan sebagainya. Sehingga ketika ingin mengiklankan kembali posting atau halaman yang lain, kita tinggal memilih target mana yang akan dipakai berdasarkan pengelompokan tersebut.
  • Kota Target. Ini adalah pilihan kota yang ingin dituju agar iklan yang terpasang lebih tertarget dan banyak yang merespon.
  • Usia. Ini adalah kategori usia berdasarkan pengguna facebook yang ingin kita bidik.
  • Minat. Ini adalah pengelompokan berdasarkan demografi, minat dan pekerjaan.
  • Penempatan. Ini adalah letak iklan yang akan muncul. Ada tiga pilihan yang harus di ambil dan kita bisa pilih semuanya. Pilihannya yaitu 1. Kabar berita seluler 2. Kabar berita dekstop 3. Sisi Kanan atau Sidebar kanan pada tampilan facebook di dekstop.

  • Setelah kita mengisi form tadi, selanjutnya adalah mengukur budget iklan per hari dan saya lebih memilih 10.000/hari karena itu adalah nominal paling rendah yang boleh diisikan. Kenapa saya memilih 10.000, ya karena ingin irit aja..hehe.


Tips Agar Iklan Di Facebook Irit dan Maksimal.

Nah, sekarang kita berbicara tentang tips agar iklan di facebook itu irit dan menghasilkan respon yang maksimal.

Konsepnya adalah sederhana, anggap saja kita masih awam dan pertama kali memasang iklan di facebok. Pastinya jantung ini sedikit berdetuk lebih cepat meskipun Cuma 10.000/hari..hehe. Itu biasa, karena baru pertama dan masih nervous.

Untuk kita yang pertama kali memasang iklan di facebook pasti belum mengerti betul tentang target wilayah, usia, dan bagaimana iklan itu merayap. Tentu data yang kita miliki sangat minim sekali, oleh sebab itu berdasarkan pengalaman yang saya alami, saya membuat sedikit trik khusus.
Pertama saya akan membuat setting secara makro atau ruang lingkup yang besar seperti:

  • Wilayah: saya pilih negara misalnya Indonesia.
  • Usia: 13-60 sebaga batasi minimal dan maksimal umur yang akan di bidik.
  • Minat: Khusus untuk minat saya akan mengisi berdasarkan konten yang akan saya bidik. Misal saya akan posting tentang baju maka saya pilih minat fashion, pakaian dan sebagainya.
  • Penempatan: Saya akan cetang semua pilihan.
  • Setelah semua sudah di isi, maka tinggal klik promosikan.

Ini Point yang paling penting.

Setelah iklan berjalan setengah jam atau sudah beberapa orang yang merespon seperti like atau komentar. Maka segera lihat data laporan iklan kita di pengelola iklan.

Dari situ akan kelihatan kota mana saja yang melakukan respon, Usia yang melakukan respon dan penempatan mana yang lebih banyak di klik.

Dari data sementara tersebut, kita sudah bisa melihat kota mana yang palin bayak melakukan respon, kelompok usia berapa dan penempatan mana yang lebih merespon. Maka rubahlah settingan awal tadi menjadi lebih sempit seperti wilayah yang tadinya negara dirubah menjadi 2 atau 3 kota yang paling banyak merespon. Usia dan penempatan juga demikian, segera rubah dengan kelompok usia baru dan penempatan yang tertarget. Sehingga target lebih menyempit dan terfokus.

Dengan melakukan tips tersebut, sebetulnya kita sedang mengikuti kemauan robot di facebook sesuai dengan perayapan awalnya. Dengan menyempitkan target dan wilayah maka perayapan akan lebih maksimal dan memberikan respon yang lebih baik dari pengunjung facebook.

Itu tadi beberapa tips singkat untuk memperoleh banyak respon di iklan facebook dengan budget yang minim tapi memberikan hasil yang maksimal. Semoga bermanfaat.

8/22/2017

Cara Mengganti Tampilan Desktop Menjadi Versi Mobile

Halo sobat produkreview.com, mungkin sebagian dari kamu sudah mengerti bagaimana cara mengganti tampilan blog di desktop menjadi versi mobile. Namun tidak ada salahnya kalau kali ini kita membahas topik tersebut karena ada pertanyaan yang masuk menanyakan tentang cara merubah template versi desktop ke versi mobile.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka bagi teman-teman yang mungkin baru menggunakan blog dan belum tahu cara merubah tampilan desktop menjadi versi mobile bisa mengikuti petunjuk di bawah ini:

Cara Mengganti Tampilan Blog Menjadi Versi Mobile.

Pada umumnya, Template yang digunakan oleh blogger saat ini sudah berbentuk responsive, artinya bisa tampil dalam bentuk desktop atau mobile. Template responsive ini dirancang untuk memperingan loading halaman blog serta menampilkan bentuk yang menarik dari blog itu sendiri.

Untuk merubah tampilan blog menjadi versi mobile caranya adalah sebagai berikut:

Buka Dashboard blogger kamu kemudian pilih Tema. Setelah kamu memilih tema maka akan muncul gambar seperti di bawah ini:

dekstop, mobile, tampilan
Mengganti Tampilan Dekstop Ke Mobile

Gambar di atas adalah tampilan dashboard blogger. Sebelah kiri adalah menu atau tools untuk mengatur blog kita. Sebelah kanan adalah tampilan template kita di layar desktop maupun mobile. Jika versi mobile belum diatur maka tampilan akan sama persis dengan versi desktop, baik itu dari menu dan sidebar.

Cara untuk mengganti versi desktop ke versi mobile, kamu tinggal klik roda gigi seperti yang telah ditunjukkan pada gambar. Kamu klik tombol tersebut dan akan muncul gambar seperti ini:

template, dekstop, mobile
Merubah Ke Versi Seluler

Langkah selanjutnya tinggal kamu tandai pada poin “ya, tampilkan tema seluler di perangkat seluler”dan pilih tema seluler“Khusus”. Setelah kamu melakukan semua, tinggal klik tombol simpan dan akan muncul perubahan pada tampilan blog di seluler kamu.

Cara merubah tampilan ini sangat mudah, karena tinggal melakukan beberapa klik saja dan tampilan akan berubah, namun tentu saja hal tersebut bisa dilakukan apabila template kamu sudah responsive.

Kelebihan Menggunakan Template Versi Mobile.

Kelebihan utama menggunakan template versi mobile ini adalah kecepatan loading yang lebih baik dibanding menggunakan template desktop. Selain itu atribusi tidak semua muncul seperti recent page, popular post, dan beberapa menu lainnya. Tampilan betul-betul di buat minimalis dan lebih berfokus pada konten.

Hal tersebut tentu saja lebih bagus untuk kepentingan iklan kamu, karena tidak banyak atribusi yang menggangu fokus dari pengunjung. Maka dari itu sebaiknya setiap konten diperkuat dengan interlink yang membuat pengunjung bisa merayapi artikel degan lebih ter target.

Itu tadi langkah singkat merubah tampilan blog dari desktop ke versi mobile, semoga bermanfaat dan bisa membantu teman-teman semua.

Cara Rapi Memasang Iklan Adsense Di Template Arlina Simplify 2

Halo sobat produkreview.com, Pembahasan kali ini saya tujukan bagi teman-teman yang ingin memasang iklan Adsense di template Arlina design simplify 2. Mungkin sebagian dari teman-teman tidak menemui banyak masalah ketika ingin memasang iklan di header, footer atau sidebar karena secara khusus template ini sudah menyediakan tempat pada tata letak.

Namun untuk memasang iklan di atas artikel, tengah artikel atau akhir artikel kadang kita menemukan kesulitan karena sedikit berbeda dibanding dengan template lainnya. Apa lagi jika kamu ingin memasang iklan Adsense pada versi mobile.

Artikel Menarik Lainnya:

Cara Mengganti

Ke Versi Mobile


Oke sobat sekalian, sebetulnya cara untuk memasang iklan di dalam artikel sangat mudah dan simpel. Tetapi karena belum pernah maka terasa sulit dan membingungkan, untuk lebih jelasnya ikuti petunjuk di bawah ini:

Berikut ini cara meletakkan iklan Adsense di template Arlina Simplify 2. Namun sebelumnya jangan lupa simpan/download template kamu yang lama untuk antisipasi jika terjadi kesalahan dalam memasang kode di bawah ini.

Memasang Iklan Adsense di Bawah Judul atau Atas Artikel.

  • Versi Dekstop.
  • Kamu sekalian pasti tahu kalau template Arlina simplify 2 ini adalah template responsive, artinya bisa tampil dalam versi dekstop, mobile atau tablet. Untuk memasang iklan di atas artikel versi dekstop, kamu bisa membuka kode HTML di template kamu. Kemudian cari kode:
    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
    &lt;div style=&quot;display:table;text-align:center;padding:0;margin:0 auto&quot;&gt;
    <!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini -->
    &lt;/div&gt;
    </b:if>

    Setelah itu kamu tinggal memasukkan kode iklan Adsense yang sudah di parse html pada:
    <!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini --> dan lihat hasilnya.

  • Versi Mobile.
  • Untuk memasang iklan Adsense di atas artikel versi mobile, pertama-tama kamu cari dulu kode <div class='blog-posts hfeed'>. Di dalam template simplify 2 kode tersebut ada 2 dan kamu tinggal pilih yang terakhir atau ke 2.

    Jika sudah ketemu, kamu tinggal letakkan kode Adsense yang sudah di parse html di atas kode tersebut dengan menambahkan kode <center> -- </center> agar menjadi rata tengah.
    
    <b:includable id='mobile-main' var='top'>
    <center>
    <!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini -->
    </center>
    <div class='blog-posts hfeed'>

Memasang Iklan Adsense di Tengah Artikel.

  • Versi Dekstop.
  • Untuk memasang iklan di tengah artikel versi desktop, langkah pertama adalah mencari kode:
    
    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><div itemprop='description'>
    <data:post.body/>

    Setelah itu kamu hapus kode tersebut dan ganti dengan kode di bawah ini:
    
    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><div itemprop='description'>
    <div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
    <div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
    <center>
    <!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini -->
    </center>
    </div>
    <div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
    <script type='text/javascript'>
    var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
    var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
    var s=obj1.innerHTML;
    var t=s.substr(0,s.length/2);
    var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
    if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
    </script>
    </div></b:if>

    Kalau sudah tinggal di simpan dan lihat hasilnya.

  • Versi Mobile.
  • Untuk memasang kode iklan Adsense di tengah postingan versi mobile, kamu bisa melakukan dengan mencari kode:
    
    <div class='post-body entry-content' expr:id='&quot;post-body-&quot; + data:post.id'>
    <data:post.body/>


    Pastikan kamu sudah menemukan kode yang sama dengan tulisan di atas. Setelah ketemu maka hapus <data:post.body/> dan ganti dengan kode di bawah ini:
    
    <div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
    <div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
    <center>
    <!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini -->
    </center>
    <div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
    <script type='text/javascript'>
    var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
    var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
    var s=obj1.innerHTML;
    var t=s.substr(0,s.length/2);
    var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
    if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
    </script></div>

    Kalau sudah tinggal di simpan dan lihat hasilnya.

Memasang Iklan Adsense di Bawah Artikel.

  • Versi Dekstop.
  • Untuk memasang iklan di bawah artikel versi desktop caranya tidak jauh berbeda dengan memasang artikel di atas artikel. Langkah pertama adalah mencari kode:
    <div class='post-footer-line post-footer-line-1'>. Setelah ketemu kode tersebut, sekarang tinggal tambahkan kode di bawah kode tersebut:
    
    &lt;div style=&quot;display:table;text-align:center;padding:0;margin:0 auto&quot;&gt;
    <!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini -->
    &lt;/div&gt;

    Setelah itu simpan dan lihat hasilnya.

  • Versi Mobile.
  • Untuk menambahkan iklan di bawah artikel versi mobile, pertama kali cari kode di bawah ini:
    <div class='blog-posts hfeed'>. Setelah ketemu tinggal memasang kode setelah kode penutup </div> seperti contoh di bawah ini:
    
    <div class='blog-posts hfeed'>
    - Kode HTML template -
    </div>
    <center>
    <!-- iklan mobile bawah post -->
    </center>

    Setelah sudah disematkan, maka tinggal di save dan lihat hasilnya.
template arlina, simplify 2, memasang iklan, adsense
Cara Memasang Iklan Adsense

Cara Merapikan Iklan Adsense di Template Arlina Simplify 2.

Untuk memasang iklan di atas atau bawah artikel biasanya tidak menemukan banyak masalah, tetapi untuk pemasangan iklan di tengah artikel biasanya tulisan menjadi sedikit kurang rapi terutama ketika iklan memotong daftar list yang kita buat.

Untuk mengatasi hal tersebut cukup mudah. Jika kamu membuat daftar list dan menjadi berantakan karena terpotong iklan di tengah artikel, maka kamu harus merapikan dengan cara masuk ke Edit artikel dan tambahkan </ul><ul> atau </ol><ol> tepat di atas iklan yang muncul.

Cara ini bertujuan menutup daftar list dan membuka kembali untuk memberi ruang pada iklan Adsense sehingga tulisan tersusun rapi seperti semula. Untuk lebih jelasnya mungkin bisa lihat contoh artikel saya di:
Manfaat Landing Page Di Google Analytics.

Untuk mengatasi iklan yang terlalu rapat dengan tulisan artikel, khususnya iklan tengah artikel, maka kamu bisa menambahkan kode <br/> sebelum kode iklan di template kamu seperti:

<br/>
<center>
<!-- Kode Banner/Iklan Anda Di sini -->
</center>
<br/>

Tambahkan kode <br/> secukupnya sesuai kebutuhan dan kerapian template.

Oke, itu tadi cara menyematkan iklan di atas artikel, bawah artikel, dan tengah artikel versi dekstop dan mobil untuk template Arlina design simplify 2. Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan kamu dan menampilkan iklan Adsense dengan rapi.

Referensi Artikel: www.jinjhu.com