9/03/2017

Cara Mengorganisir Internal Link Dengan Baik

internal link; backlink; link to your site;
Mengorganisir Internal Link

Mengorganisir sebuah internal link itu memang perlu, apalagi kalau kita sudah memiliki banyak sekali artikel. Sebagai seorang blogger, kadang kita paling males kalau sudah berurusan dengan file-file lama apalagi harus mengorganisir link yang sudah usang.

Halo sobat produkreview.com, pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan masalah organisir daftar internal link dalam blog. Tapi bagi kalian yang masih bingung apa itu internal link, saya akan jelaskan secara singkat.

Apa itu Internal Link?

Internal link adalah tautan dari satu konten ke konten yang lain dalam satu blog/website. Internal link akan menjadi sumber navigasi dari satu artikel ke artikel berikutnya dengan tujuan agar pengujung melanjutkan membaca artikel lainnya melalui internal link tersebut.

Tujuan Mengorganisir Internal Link.

Barangkali kalian pernah melihat daftar internal link di webmaster tools. Namun jika dicermati, daftar tersebut tidak semuanya berasal dari internal link yang kita ciptakan pada konten tetapi merupakan hasil pengindekan mesin google terhadap blog kita. Hal ini sangat erat hubungannya dengna template yang kita gunakan karena menyangkut kode-kode html yang dipasang pada template blog tersebut.

Namun pada kesempatan kali ini kita tidak sedang membicarakan link tersebut, melainkan internal link yang kita ciptakan sediri secara aktif pada konten atau artikel. Tujuan dari pemasangan internal link sendiri ada beberapa hal:

  • Mempermudah Navigasi.
  • Sebagai seorang blogger, sebetulnya kita sedang menjadi seorang marketer. Kita sedang menjual tulisan kita agar laku dan dibaca orang lain sebanyak-banyaknya. Agar hal tersebut bisa terwujud maka kita membutuhkan alat bantu semacam peta supaya pengunjung bisa membaca semua artikel kita secara sistematis. Untuk itu dibutuhkan internal link sebagai alat navigasi bagi pengunjung.

  • Meningkatkan Pageview.
  • Dengan membuat internal link pada setiap artikel diharapkan pengunjung bisa membaca artikel lebih dari satu halaman. Dengan demikian maka jumlah pageview akan semakin meningkat sehingga performa artikel terhadap mesing pencari akan semakin bagus.

  • Memperkecil Tingkat Bounce Rate.
  • Dengan meningkatnya pageview dan jumlah halaman yang dikunjungi per pengunjung tentu saja akan memperkecil nilai bounce rate atau pentalan. Hal ini tentu saja sangat bagus terutama untuk meningkatkan nilai performa artikel terhadap artikel lainnya yang sejenis di dalam mesin pencari.

  • Meningkatkan Kekuatan SEO.
  • Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kekuatan SEO antara lain navigasi, pageview dan bounce rate. Jika nilai dari tiga faktor tadi meningkat maka otomatis kekuatan SEO semakin bertambah.

Artikel Menarik Lainnya:

Cara Mudah Mengecilkan Bounce Rate


Cara Mengorganisir Internal Link Pada Blog.

Untuk bisa mengorganisir internal link dengan baik maka kita bisa membut daftar list dari artikel yang sudah kita terbitkan. Hal ini memang merepotkan apalagi kalau sudah terlanjur menerbitkan banyak sekali artikel.

Tetapi dalam kasus ini tidak ada kata terlambat, jika kalian malas untuk mengumpulkan daftar list dari artikel yang sudah diterbitkan maka bisa dimulai dari awal ketika menerbitkan artikel baru sambil secara perlahan mencatat beberapa internal link pada artikel lama.

Untuk membuat daftar list sendiri bisa kalian gunakan microsoft excel untuk mencatat judul artikel dan internal link yang ada pada artikel tersebut.

Tujuan Membuat Daftar List Internal Link.

Ada beberapa tujuan yang bisa diperoleh dengan membuat daftar list internal link tersebut yaitu:

  • Mempermudah Melihat Daftar Link.
  • Dengan membuat daftar internal link secara rapi maka kita akan lebih mudah dalam melihat daftar internal link yang sudah diciptakan.

  • Menyebar Internal Link Secara Merata.
  • Apabila kita dalam membuat internal link hanya berdasarkan perasaan tanpa disertai daftar internal link yang sudah dibuat, maka biasannya akan terjadi ketimpangan antara artikel satu dengan artikel yang lain. Ada beberapa artikel yang banyak dijadikan sumber internal link tetapi ada juga artikel yang sedikit bahkan tidak sama sekali memiliki sumber internal link karena tidak ditautkan dengan artikel lainnya.

  • Mempermudah Dalam Menciptakan Konten Baru.
  • Dengan membuat daftar list internal link, maka hal tersebut akan mempermudah kita dalam menciptakan konten atau artikel baru. Pada artikel yang masih sedikit memiliki sumber internal link maka dengan mudah bisa terlihat dan bisa dioptimalkan dengan menciptakan artikel turunan untuk menambah daftar internal link.

Itu tadi beberapa hal mengenai internal link yang bisa kita pahami. Semoga dengan artikel ini teman-teman lebih peduli terhadap artikel lama yang sudah kalian terbitkan. Dengan meningkatkan jalur navigasi yang lebih baik melalui internal link semoga blog kalian lebih ramah terhadap mesin pencari dan kenyamanan pengunjung.

Kolom Komentar >>BukaTutup